• K-Drama "The Game Towards Zero", Bikin Penuh Tanda Tanya Dan Seru

    Halo, bagaimana harimu disaat #dirumahaja begini? buat yang sudah sering nonton k-drama saat gabut sih biasa saja ya, lalu kalau orang yang enggak suka nonton film atau k-drama dan dia terpaksa nonton gimana ya? hehehe. Nah, ini ada k-drama yang keren banget! emang sekeren apasih?  Nih, K-drama ini itu, https://domigado.com

    siapin kopi, cari posisi duduk yang enak dulu gih ketika membaca artikel, jangan lupa nanti setelah baca ini langsung download k-dramanya. Engga punya kuota? beli lah, masa aku yang beliin. Duit nipis akibat #dirumahaja? Elahh itu sih sabar ya, aku juga. Oke, kita mulai bahas tentang k-drama "The Game Towards Zero".

    K-drama ini tayang di MBC dan sebaiknya ditonton oleh para pencinta drama. Buat kalian yang baru mulai mau mencintai drama juga bisa kok. Selain pemeran utamanya yang cukup menjanjikan, alasan lain untuk menonton k-drama ini karena alur cerita yang menarik. The Game Towards Zero adalah k-drama thriller misteri menceritakan seorang pemuda yang bisa melihat momen sesaat sebelum kematian seseorang. Ini merupakan k-drama dari sekian banyak drama yang memiliki alur tokoh utama memiliki kemampuan diluar nalar.Buat kamu yang memiliki tipe pemikir, k-drama seperti ini cocok untuk kamu nikmati. Kalau kamu tipe yang malas mikir, mending cari k-drama genre lain seperti comedy atau romansa.Karena kalau dipaksa mikir kasian otakmu, k-drama seperti ini kalau yang nonton engga ngerti permasalahannya bakalan muncul statement Ah engga bagus.  Sini keruang introgasi, yang engga bagus sebelah mananya?Balik lagi ke bahasan. Nih di k-drama ini ada tokoh bernama Tae-Pyeong (diperankan oleh TaecYeon 2PM) dia seorang prophet. Ketika dia menatap mata seseorang, dia bisa melihat momen orang itu, tepat sebelum mereka mati. Tae-Pyeong pintar, kaya, dan tampan, drama korea sub indo

    Meskipun memiliki kemampuan khusus, ia adalah orang yang cerdas. Disini kalian akan terpukau dengan tokoh Tae-Pyeong karena dia selalu bertindak dengan cara berpikir yang keren.Ia selalu mempertimbangkan masalah-masalah yang akan terjadi selanjutnya. Iya, karena dia enggak mau orang yang sudah dilihat kematiannya akan meninggal seperti itu juga. Di awal episode kamu akan langsung menemui alur tersebut. Tae-Pyong diminta untuk menjelaskan bagaimana pimpinan geng meninggal. Kebetulan ibu si pimpinan tersebut mendatangi Tae-Pyong langsung.Tae-Pyeong menjelaskan bahwa anaknya akan meninggal  serangan jantung saat dikeroyok oleh geng lain. Hari berikutnya, Tae-Pyong menguatkan tekad untuk membantu ibu tersebut. Ia datang ke sebuah gedung untuk bertemu pimpinan geng beserta anak buahnya. Tak lama, datang geng lain menerobos gedung untuk saling menghabisi. Tae-Pyong saat itu sedang menjadi korban sandera. Ia sudah berkali-kali bilang kepada pimpinan bahwa ia akan mati dengan serangan jantung, namun sang pimpinan dengan enaknya membunuh tim geng lain satu persatu.Ia tidak percaya dengan perkataan Tae-Pyong. Akhirnya, Tae-Pyong ditembak pada bagian perut dan terjatuh. Saat itupula sang pimpinan terjatuh akibat serangan jantung setelah gembira dapat membunuh banyak musuh.Tae-Pyong meninggal? Tidak, dia sudah mempersiapkan itu semua. Dia mengenakan rompi anti peluru dan darah yang berada di kaosnya pun darah milik korban lain, drama korea.  

    Semenjak kasus tersebut nama Tae-Pyong terkenal di kalangan detektif, sehingga para detektif meminta bantuannya untuk memecahkan kasus pembunuhan berantai  misterius  yang menarik perhatian Tae-Pyeong. Dia bermitra dengan Detektif Joon-Young (diperankan oleh Lee Yeon-Hee) untuk menyelesaikan serangkaian pembunuhan.K-drama yang disutradari jang Joon-Ho dan naskahnya yang ditulis oleh Lee Ji-Hyo patut diberi apresiasi penuh, karena alur yang disajikan begitu rapi dan membuat penonton tanda tanya disetiap epsiodenya. Kasus pembunuhan yang dikupas dalam k-drama ini sebenarnya berasal dari kesalahpahaman. Pada 20 tahun yang lalu terjadi pembunuhan berantai anak remaja perempuan, lantas ada salah satu detektif yang sengaja memalsukan bukti bahwa pelaku tersebut ialah ayah dari Nam Wo Hyun.

     

    Yang Sangat Berkesan Saat Nonton di Bioskop

    Sejujurnya saya sekarang bukan termasuk orang yang senang nonton film di bioskop. Terakhir nonton mungkin lebih dari 5 tahun yang lalu karena ditraktir nonton oleh anakku.Meski sekarang saya tidak suka nonton di bioskop, karena alasan keuangan, sangat membekas kenangan saat-saat dahulu ketika masih sering nonton di bioskop. Tak terlupakan, membuat tersenyum sendiri dan juga merasa lucu atas perilaku 'mbeling' saat masih remaja.Saya mulai dengan saat masih SD, kalau tidak salah antara kelas 5-6. Saat itu kami (saya dan adik saya yang cowok) sering menonton di bioskop karena kami seusia itu sudah diajari wirausaha oleh bapak dengan mengelola kios persewaan buku sehingga punya uang saku yang lumayan cukup untuk nonton.Maklum saat itu (tahun 1973) belum eranya video tape, apalagi VCD. Kegemaran kami adalah nonton film silat atau kungfu mandarin. Sangat terkesan dengan bintang-bintang keren waktu itu seperti Bruce Lee, Ti Lung, Fu Shen, David Chiang dan yang lain, download film terbaru.

     


  • Commentaires

    Aucun commentaire pour le moment

    Suivre le flux RSS des commentaires


    Ajouter un commentaire

    Nom / Pseudo :

    E-mail (facultatif) :

    Site Web (facultatif) :

    Commentaire :